Skip to content

Mouse Akan Punah Sebentar Lagi?

Agustus 3, 2008

Usianya mendekati 40 tahun. Kini, dia sedang sekarat dan menanti ajal. Peran pentingnya selama ini tinggal ada dalam kenangan. Dalam 3-5 tahun mendatang, orang-orang akan melupakannya.

Namanya mouse. Hingga kini, dia masih jadi piranti penting dalam teknologi komputer. Tapi, menurut Steve Prentice, analis dari Gartner, mouse akan punah dalam waktu tak lama lagi.

Mouse, pada akhirnya, bakal tergilas oleh perkembangan teknologi baru, terutama dalam industri teknologi informasi (TI). Teknologi mouse akan digantikan dengan beberapa mekanisme baru seperti layar sentuh dan alat pengenal wajah.

Menurutnya, mouse mungkin masih bisa digunakan dalam lingkungan desktop. ”Namun untuk hiburan rumah dan notebook, tidak lagi,” ujarnya.

Prediksi yang dibuat Prentice cukup beralasan. Pasalnya, banyak perusahaan berbasis TI yang berinovasi, mengikuti kebutuhan dan selera konsumen. Beberapa dari invasi ini, terinspirasi dari dunia game, misalnya game Guitar Hero yang dianggap paling inovatif saat ini. Pemain tidak memerlukan alat pengendali, cukup berdiri saja di depan layar dan layar akan mengenali semua gerakan.

Selain itu, peralatan tersebut juga mengenali wajah seseorang dan menampilkannya di layar TV. Selanjutnya, tinggal menggerakkan tangan untuk memilih tampilan dari menu.

Panasonic sudah berinovasi dengan teknologi ini. Sony, Canon, dan beberapa pabrikan video serta fotografi juga menyusul. Mereka bahkan ingin membuat peralatan yang mengenali wajah dalam format real time. “Bahkan mengenali ketika Anda tersenyum,” imbuh Prentice.

Kecanggihan tersebut belum semuanya. Masyarakat masih akan dimanja dengan hadirnya sebuah sistem pada bulan September. Sistem itu terdiri dari sebuah headset dan dikendalikan dengan sebuah komputer.

Untuk mengendalikan alat ini, yang perlu dilakukan hanyalah berpikir untuk memerintahkan komputer bekerja. Prentice mengatakan, semua teknologi ini pada dasarnya menggunakan komputer untuk melakukan hal-hal yang lebih pintar.

Namun, Rory Dooley, Wakil Presiden dan General Manager Logitech yang membuat alat pengendali mengatakan hal yang sebaliknya. Kendati banyak yang berpikir mouse akan ditinggalkan, menurutnya berbagai pihak membesar-besarkan masalah ini. “Tidak akan seperti itu. Mereka terlalu berlebihan,” tandasnya.

Logitech adalah pembuat mouse dan keyboard terbesar di dunia. Selama 20 tahun terakhir, mereka telah menjual lebih dari 500 juta unit mouse ke seluruh dunia. Perusahaan ini memang tidak ketinggalan dengan berbagai macam inovasi dalam berinteraksi dengan komputer.

Tetapi, lanjut Dooley, melihat penjualan mouse mereka, peran mouse masih penting dalam sebuah perangkat komputer. Terutama karena dunia telah memasuki era konvergensi. “Sekarang TV bekerja seperti komputer dan begitu pula sebaliknya,” ujarnya.

Berbagai peralatan canggih hadir terus-menerus. Kebanyakan dari mereka merupakan hasil modifikasi yang mengikuit perkembangan gaya hidup manusia. Dooley berpendapat apapun itu, tidak mengurangi nilai mouse.

Mouse adalah alat yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer, selain papan ketik. Nama mouse digunakan karena bentuknya yang seperti seekor tikus. Pertama kali dibuat pada tahun 1963 oleh Douglas Engelbart dari kayu dengan satu tombol. Model kedua sudah dilengkapi dengan 3 tombol. Engelbart menemukan mouse ketika bekerja untuk Stanford Research Institute pada tahun 1987. Ia tidak pernah mendapatkan royalti atas penemuannya ini kendati ia mematenkannya. Sebab teknologi PC ketika itu belum membutuhkannya.

Mouse bekerja dengan menangkap gerakan menggunakan bola yang menyentuh permukaan keras dan rata. Mouse yang lebih modern sudah tidak menggunakan bola lagi, tetapi menggunakan sinar optikal untuk mendeteksi gerakan. Selain itu, ada pula yang sudah menggunakan teknologi nirkabel, baik yang berbasis radio, sinar inframerah, maupun bluetooth.

Saat ini, teknologi terbaru sudah memungkinkan mouse memakai sistem laser sehingga resolusinya dapat mencapai 2.000 titik per inci (dpi), bahkan ada yang bisa mencapai 4.800 titik per inci. Biasanya mouse semacam ini diperuntukkan bagi penggemar permainan video. Memasuki usianya yang ke-40, akan ada semacam perayaan yang dipersembahkan oleh Logitech. (sumber:ketok.com)

One Comment leave one →
  1. mukhdan permalink
    Agustus 13, 2008 3:34 pm

    Bagi saya gak apa-apa asal ada penggantinya yang lebih mudah digunakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: