Pertunjukan Candoleng-doleng Dibubarkan

2008 Desember 29

DUABOCCOE–Candoleng-doleng kembali beraksi. Di salah satu pesta pernikahan warga di desa Mario, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, candoleng-doleng memamerkan auratnya di depan penonton, mulai usia anak-anak hingga dewasa.

Namun, tontonan gratis itu tak berlangsung lama. Aparat dari Kepolisian Resor (Polres) Bone yang berada di lokasi langsung membubarkan aksi pamer aurat itu.

Aksi candoleng-doleng dilakukan setelah tamu undangan mulai meninggalkan lokasi resepsi pernikahan. Di depan penonton, penari mulai berjoget erotis sambil membuka pakaiannya di depan penonton. Beberapa anak-anak juga turut menyaksikan. Polisi yang melihat aksi tersebut sudah di luar batas langsung membubarkan pertunjukan. Polisi juga tak mengkhiraukan upaya pemilik elekton untuk melobi aparat.

Tertangkapnya grup musik dengan penyanyi yang memamerkan aurat di depan penonton itu terkuak atas informasi dari masyarakat. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bone, AKP Yusuf LH mengatakan masyarakat cukup berperan dalam memberantas aksi candolen-doleng. Setelah mendapat laporan dugaan adanya pertunjukan candoleng-doleng, pihaknya menurunkan aparat untuk antisipasi. “Penari candoleng-doleng itu sangat meresahkan masyarakat. Di samping melanggar etika dan norma agama, penari candoleng-doleng juga dapat merusak moral anak-anak,” tuturnya, Minggu 28 Desember. Agar aksi tersebut tidak berulang, pemimpin elekton dan penarinya dilidik di Mapolres Bone. “Kami melakukan lidik terhadap pemilik elekton dan penarinya di Mapolres supaya mereka jera,” kata Yusuf. (azh)

Sumber : Fajar Online

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS